Prolog
Segala puja dan puji hanya milik Alloh Yang Maha Memelihara, dan Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW dan seluruh ahlul baitnya. Serta tak lupa syukur Alhamdulillah khususnya untuk Sang Maha Guru, Bapak Kyai Muchammad Muchtar Mu’thi, Syech Muchtarulloh al-Mujtaba, Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, Losplos Jomja Iroja (Losari Ploso Jombang Jawa Timur Indonesia Raya Jaya).
Kisah Yusuf dan Zulaikha ini sebenarnya merupa- kan bagian dari buku “Perjalanan Menuju Kebenaran” (huttaqi), dengan judul : “Risalah Cinta””, meski yang diceritakan hanya potongan pendek di dalam buku “Risalah Cinta” tersebut. Di sinilah, di buku “Yusuf dan Zulaikha”, diceritakan secara lebih lengkap ten- tang kisah cinta Yusuf dan Zulaikha yang merupakan pengembangan berdasar apa yang diceritakan di dalam al-Quran dan juga mengambil dari referensi yang ditulis oleh Hakim Nuruddin `Abdurrahman Jami. Seorang tokoh Sufi iran di abad ke 15 serta bersumber dari tradisi lisan pesantren yang ada di Indonesia.
Buku “Risalah Cinta” sendiri merupakan Trilogi, setelah “Perjalanan Menuju Kebenaran” Risalah Per- jalanan I[1-12] sampai IV [1-12] selesai, (sudah dibuku- kan dan beredar di seluruh Indonesia, penerbit “Putra 3 pelajar”, 2001), dan “Perjalanan Menuju Kebenaran” : Pertemuan 2 Lautan V[1-12] sampai VIII [1-12] selesai, (sudah dibukukan dan juga sudah beredar di seluruh Indonesia, Penerbit Anugrah, 2002) dan bagian dari Trilogi yang terakhir yaitu “RISALAH CINTA” yang rencananya akan diberi judul “Cinta Di atas Cinta” (belum terbit).
Yusuf dan Zulaikha, merupakan Sebuah karya klasik kisah Yusuf dan Zulaikha yang disajikan secara indah dalam bahasa prosa liris dan bersifat alegoris karena mengandung pembahasan cinta yang mendalam dalam ajaran tashawuf. Cinta kepada Alloh sang Maha Pencipta yang digambarkan dengan perumpamaan Yusuf dan Zulaikha. Mengisahkan sejak Zulaikha pertama bertemu dengan Yusuf di dalam mimpinya, kemudian berujung dengan pencarian cintanya, dan setelah ketemu diakhiri dengan fitnah terhadap Yusuf, seolah Yusuflah yang memaksa Zulaikha dengan nafsunya, sampai akhirnya Yusuf dipenjara selama 7 tahun.