Prolog
Di dalam sejarah manusia,
Seringkali manusia mempertanyakan tentang dirinya, “Man arofa nafsahu faqod arofa robahu”
Siapakah dirinya ?
Darimanakah dirinya berasal ?
Mengapa dirinya diciptakan ?
Untuk tujuan apakah hidup di dunia ini ?
Kemanakah nanti dirinya akan kembali ?
Dan seabreg pertanyaan-pertanyaan lain yang sulit untuk dijawab.
Sudah ribuan jilid buku yang berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan itu,
Sudah ratusan pemikir-pemikir, filosof-filosof yang mencoba menjawabnya,
Dan tidak sedikit pula yang kemudian tahu,
Bahwa tak dapat tidak haruslah ditempuh melalui laku, Dan bukan melalui buku
Dan tidak sedikit pula yang kemudian mengerti,
Bahwa tidak mungkin untuk ditempuh melalui teori-teori, Melainkan harus dijalani,
untuk kemudian dicoba dan diuji,
Buku ini adalah buku pertama dari 3 buku yang ada,
Buku ini hanyalah sekelumit Perjalanan seorang anak manusia menuju Tuhannya,
Buku ini hanyalah bercerita tentang sesuatu,
Dan perlu diuji dan diuji kebenarannya,
Maka ingatlah,
“Jangan terburu-buru di telan meski manis adanya, siapa tahu itu racun yang dibungkus dengan madu, jangan terburu-buru dimuntahkan meski pahit adanya, siapa tahu itu adalah obat yang menyembuhkan”
Tak ada harapan lain,
Kecuali RidhoNya,
“yaa illahi anta maksudi wa ridhoka mathlubi”
salam
huttaqi